SILET SUMBAR

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 28 Desember 2025

Giat Preventif Diperluas, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq Utamakan Pendekatan Humanis

PADANG, SUMBAR | Keselamatan berlalu lintas terus menjadi perhatian serius Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat. Di bawah arahan Dirlantas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., jajaran Ditlantas secara konsisten menggelar berbagai giat lalu lintas yang mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan preventif.

Berbagai kegiatan tersebut menyasar seluruh pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat. Edukasi keselamatan, imbauan penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta kelengkapan kendaraan menjadi fokus utama dalam setiap giat yang dilaksanakan.

Kepada awak media, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan tersebut bukan sekadar penegakan aturan, melainkan upaya menyelamatkan nyawa masyarakat.

“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi, bukan untuk memberatkan,” ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.

Ia menyampaikan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas masih disebabkan oleh faktor kelalaian manusia. Pelanggaran kecil yang sering dianggap sepele justru kerap berujung pada peristiwa fatal di jalan raya.

“Kecepatan berlebih, tidak menggunakan helm, dan mengabaikan rambu sering menjadi pemicu kecelakaan. Padahal, semua itu bisa dicegah dengan disiplin,” katanya.

Pendekatan humanis menjadi ciri utama dalam setiap giat Ditlantas Polda Sumbar. Personel di lapangan diarahkan untuk mengedepankan komunikasi persuasif, memberikan pemahaman, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Selain kegiatan di lapangan, Ditlantas Polda Sumbar juga aktif menyampaikan pesan keselamatan melalui berbagai saluran informasi publik. Kampanye dilakukan secara berkelanjutan agar pesan keselamatan mudah dipahami dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dirlantas Polda Sumbar menilai bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan masyarakat terhadap aturan menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

“Keselamatan bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Jika semua pengguna jalan patuh, risiko kecelakaan dapat ditekan,” tutup Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.

Dengan langkah yang konsisten dan berkesinambungan, Ditlantas Polda Sumatera Barat optimistis budaya tertib berlalu lintas akan semakin kuat di tengah masyarakat, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.


CATATAN REDAKSI

Berita ini disusun berdasarkan kegiatan dan keterangan resmi Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat. Seluruh kutipan merupakan pernyataan Dirlantas Polda Sumbar kepada awak media. Redaksi mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam setiap perjalanan.

TIM RMO

Jumat, 26 Desember 2025

Libur Nataru Meningkat, KAI Sumbar Tekankan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan

PADANG, SUMBAR | Hiruk pikuk penumpang tampak memenuhi stasiun-stasiun kereta api di Sumatera Barat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Di tengah antusiasme masyarakat menikmati perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengingatkan pentingnya kewaspadaan pribadi demi keamanan bersama.

Sebagai langkah pencegahan, KAI Divre II Sumbar mengimbau seluruh penumpang agar tidak mengenakan perhiasan mencolok selama perjalanan. Imbauan ini ditujukan untuk meminimalkan potensi tindak kejahatan serta menciptakan suasana perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa sistem pengamanan di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta telah disiapkan secara maksimal. Namun demikian, kesadaran dan kehati-hatian penumpang tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan selama perjalanan.

“Kami mengimbau penumpang untuk tidak menggunakan perhiasan mencolok maupun membawa barang berharga secara berlebihan. Kewaspadaan pribadi sangat membantu petugas dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Reza Shahab, Jumat (26/12/2025).

Momentum libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru, lanjut Reza, kerap diiringi dengan lonjakan jumlah penumpang. Kondisi tersebut menuntut perhatian ekstra, baik dari petugas maupun dari pelanggan, terutama dalam menjaga barang-barang pribadi.

Selain perhiasan, penumpang juga diingatkan untuk selalu mengawasi barang bawaan, baik saat berada di stasiun, di dalam kereta, maupun ketika akan turun di stasiun tujuan. Kelalaian kecil dapat berujung pada ketidaknyamanan selama perjalanan.

KAI juga mengimbau pelanggan agar memastikan tidak ada barang yang tertinggal di tempat duduk, rak bagasi, atau area sekitar saat turun dari kereta. Ketelitian menjadi kunci utama agar perjalanan liburan tetap berjalan lancar hingga tiba di tujuan.

Apabila penumpang mengalami kehilangan barang, KAI meminta agar segera melapor kepada kondektur, petugas Polsuska, atau menghubungi Contact Center KAI 121. Laporan yang cepat akan memudahkan petugas dalam melakukan penelusuran dan penanganan lebih lanjut.

Penumpang juga diminta tetap peka terhadap lingkungan sekitar. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di stasiun maupun di dalam kereta api, pelanggan diimbau segera melaporkannya kepada petugas.

“KAI terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, termasuk aspek keamanan. Dukungan dan kerja sama penumpang sangat kami harapkan agar perjalanan kereta api tetap aman dan kondusif,” kata Reza.

Selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

Hingga Jumat (26/12/2025) pukul 12.00 WIB, sebanyak 57.031 penumpang telah diberangkatkan. Dari jumlah tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan favorit dengan total pemesanan mencapai 48.502 penumpang, dan jumlah ini masih berpotensi meningkat.

“Kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati masa libur dengan aman, kembali ke tujuan dengan selamat, serta membawa pulang barang bawaan secara lengkap,” tutup Reza Shahab.

TIM RMO


Libur Nataru, KAI Sumbar Imbau Penumpang Hindari Perhiasan Mencolok

KAI Divre II Sumbar Perketat Imbauan Keamanan Penumpang Selama Libur Nataru

KAI Divre II Sumbar Fokus Keamanan, Penumpang Diminta Waspada Selama Libur Nataru



Kamis, 25 Desember 2025

Kereta Penuhi Harapan Wisata Keluarga: Nyaman, Aman, Terjangkau

PADANG, SUMBAR | Libur Natal dan Tahun Baru selalu menghadirkan cerita. Sejak pagi, suasana stasiun di Sumatera Barat terasa lebih hidup: anak-anak berlarian membawa tas kecil, orang tua tersenyum lega, sementara para penumpang muda sibuk mengabadikan momen sebelum kereta berangkat.

Mereka punya tujuan yang sama — menikmati liburan tanpa repot dan tanpa khawatir macet.

Di tengah padatnya arus liburan, kereta api kembali menjadi pilihan utama. Nyaman, lebih tertib, dan memberikan kesempatan menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Bagi banyak keluarga, kereta bukan hanya alat transportasi, tetapi bagian dari pengalaman liburan itu sendiri.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar mencatat lonjakan minat masyarakat pada layanan KA Pariaman Ekspres yang melayani relasi Paulina–Naras selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, KAI menyiapkan operasi 10 perjalanan setiap hari agar akses masyarakat tetap terjaga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa rute Padang–Pariaman memang memiliki daya tarik tersendiri. Waktu tempuh sekitar satu setengah jam disertai panorama pesisir, hamparan sawah, hingga suasana pedesaan membuat perjalanan terasa lebih santai dan menyenangkan.

Banyak penumpang mengakui, memilih kereta membuat perjalanan lebih tenang. Tidak perlu menyetir jauh, tidak lelah menunggu di kemacetan, dan anak-anak bisa duduk dengan nyaman sepanjang jalan.

Data KAI mencatat, selama 18–25 Desember 2025, tercatat 39.874 penumpang menggunakan Pariaman Ekspres. Puncaknya, pada 25 Desember, lebih dari lima ribu pelanggan bepergian dalam satu hari. Angka tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

Namun bagi KAI, capaian itu bukan sekadar statistik. Lonjakan penumpang menjadi pesan penting bahwa transportasi yang aman, terjangkau, dan tepat waktu sangat dibutuhkan masyarakat pada masa liburan panjang.

Karena itu, persiapan operasional dilakukan secara menyeluruh — mulai dari penambahan petugas, optimalisasi rangkaian, hingga peningkatan pelayanan di stasiun agar penumpang merasa lebih terbantu.

Kereta api juga membuka ruang yang lebih luas bagi sektor wisata. Pariaman dengan Pantai Gandoriah, kuliner khas, dan suasana pesisir kini semakin mudah dijangkau tanpa rasa lelah di perjalanan. Banyak keluarga tiba lebih segar, punya waktu lebih lama menikmati liburan, dan pulang dengan kesan baik.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumatera Barat yang tetap mempercayakan perjalanan liburannya kepada kereta api. Kami akan terus meningkatkan layanan dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, dan keselamatan, serta menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Reza.

KAI berharap, perjalanan dengan kereta tetap menjadi ruang kebersamaan — tempat cerita dimulai, dan cara yang menyenangkan untuk menikmati Sumatera Barat dari jendela gerbong.

Untuk kebutuhan informasi jadwal dan layanan, pelanggan dapat mengakses:

Media Sosial: @KAI121

Email: cs@kai.id

WhatsApp: 0811-1211-1121

Detail Kecil, Dampak Besar: Toilet Modern Stasiun Padang Tingkatkan Kenyamanan Penumpang

SUMBAR | Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru), kenyamanan fasilitas stasiun menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas perjalanan. Bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, pelayanan kepada pelanggan tidak hanya soal ketepatan waktu kereta, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar yang kerap luput dari perhatian, seperti fasilitas toilet.

Stasiun Padang kini menghadirkan wajah baru pada fasilitas toiletnya. Tidak sekadar bersih, toilet tersebut tampil lebih estetik dengan sentuhan desain modern yang memberi kesan nyaman sejak pertama kali digunakan. Pembaruan ini merupakan bagian dari komitmen KAI Divre II Sumbar dalam meningkatkan standar pelayanan publik, khususnya di tengah lonjakan penumpang selama periode Nataru.

Perubahan paling mencolok terlihat pada desain interior yang lebih segar dan tertata. Mural tematik bernuansa transportasi menghiasi dinding, menghadirkan suasana berbeda dari toilet stasiun pada umumnya. Pencahayaan yang lebih terang serta penataan ruang yang rapi membuat fasilitas ini terasa lebih luas, bersih, dan ramah bagi seluruh pengguna.

Tak hanya mengedepankan estetika, aspek fungsional juga menjadi perhatian utama. Ketersediaan air bersih, kelengkapan fasilitas pendukung, serta kebersihan yang terjaga melalui perawatan rutin dilakukan secara konsisten. Langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang wajib dipenuhi KAI demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menegaskan bahwa pembenahan fasilitas toilet merupakan wujud kepedulian KAI terhadap kebutuhan dasar pelanggan selama berada di area stasiun. Menurutnya, kenyamanan sederhana seperti toilet yang bersih dan layak pakai dapat memberikan dampak besar terhadap pengalaman perjalanan secara keseluruhan.

“Pada masa Nataru, kenyamanan pelanggan menjadi prioritas kami. Kehadiran toilet yang bersih, nyaman, dan estetik di Stasiun Padang diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan menyenangkan bagi seluruh penumpang,” ujar Reza.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas pelayanan di stasiun akan terus dilakukan secara berkelanjutan. KAI berupaya menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya modern dari sisi sarana dan prasarana, tetapi juga humanis serta berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Bagi sebagian penumpang, toilet stasiun mungkin hanya menjadi tempat singgah sesaat sebelum keberangkatan atau setelah tiba di tujuan. Namun bagi KAI Divre II Sumatera Barat, fasilitas tersebut merupakan bagian penting dari wajah pelayanan perusahaan. Toilet yang bersih dan tertata mencerminkan keseriusan KAI dalam memberikan layanan terbaik hingga ke detail terkecil.

Melalui pembaruan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap Stasiun Padang tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman dan representatif dalam mendukung kelancaran arus penumpang selama periode Nataru.

KAI Divre II Sumatera Barat juga mengimbau seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan fasilitas stasiun. Dengan kesadaran bersama, fasilitas yang telah dibenahi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh seluruh pengguna jasa kereta api.

Di tengah hiruk pikuk perjalanan akhir tahun, kehadiran toilet estetik di Stasiun Padang menjadi bukti bahwa pelayanan prima tidak selalu hadir dalam bentuk besar, melainkan sering kali terasa dari hal-hal sederhana yang dikelola dengan sungguh-sungguh.

TIM RMO

Rabu, 24 Desember 2025

504 Perjalanan KA Disiapkan di Sumbar, Ini Imbauan KAI untuk Pelanggan

SUMBAR | Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT KAI Divre II Sumbar memastikan layanan transportasi kereta api tetap siap melayani kebutuhan perjalanan warga. Ketersediaan kursi masih cukup, dan masyarakat diimbau untuk memanfaatkan pemesanan secara lebih awal.

Periode angkutan Nataru tahun ini berlangsung dari 18 Desember hingga 4 Januari. Selama masa tersebut, KAI Divre II Sumbar menyiapkan total 504 perjalanan kereta api lokal — meningkat sekitar delapan persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tak hanya jumlah perjalanan yang bertambah, kapasitas tempat duduk juga diperluas. Total ada 155.520 kursi yang disediakan, dengan rata-rata 28 perjalanan setiap hari dan sekitar 7.024 kursi yang siap dipesan.

Kepala Humas Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi, menjelaskan bahwa hingga Kamis, 25 Desember 2025, sudah ada 57.031 kursi yang terjual. Namun angka tersebut masih bersifat dinamis karena penjualan terus berjalan.

Menurut Reza, tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Untuk hari ini, pelanggan bahkan sudah bisa memesan tiket hingga keberangkatan tanggal 31 Desember atau H-7 sebelum perjalanan.

KAI juga kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam membeli tiket. Pemesanan disarankan hanya melalui kanal resmi dan mitra terpercaya untuk menghindari penipuan dan memastikan tiket yang didapat valid.

Adapun pembelian langsung di loket stasiun tetap tersedia, namun hanya untuk layanan go-show mulai tiga jam sebelum keberangkatan. Mekanisme ini diharapkan memberi fleksibilitas bagi pelanggan yang membutuhkan perjalanan mendadak.

Lebih jauh, Reza menegaskan komitmen KAI dalam menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode Nataru. Sejumlah inovasi layanan disiapkan untuk menunjang pengalaman perjalanan yang lebih baik.

“Kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan tenang, karena seluruh persiapan sudah dilakukan secara maksimal,” ujarnya.

Pelanggan yang membutuhkan informasi tambahan terkait jadwal perjalanan maupun pengembalian tiket dapat menghubungi KAI melalui berbagai kanal resmi yang tersedia.


Media Sosial: @KAI121

Email: cs@kai.id

WhatsApp KAI121: 0811-1211-1121

Selasa, 23 Desember 2025

Nuansa Nataru Lebih Hangat, KAI Divre II Sumbar Hadirkan Live Music di Stasiun Padang

PADANG | Hiruk-pikuk Stasiun Padang pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini terasa berbeda. Di sela pengumuman keberangkatan dan langkah para penumpang yang silih berganti, alunan musik lembut mengisi ruang tunggu, menghadirkan suasana hangat di tengah padatnya aktivitas libur akhir tahun.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan hiburan musik live sebagai bagian dari inovasi layanan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Inisiatif ini menjadi upaya KAI untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan, tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga menyenangkan sejak penumpang berada di stasiun.

Musik live yang disuguhkan menghadirkan musisi lokal Duo Simpul Violin, dengan Dani yang memainkan biola sekaligus bernyanyi, serta Farid yang mengiringi dengan petikan gitar dan vokal. Penampilan tersebut turut dilengkapi oleh penyanyi dari internal KAI, menjadikan suasana stasiun terasa lebih hidup dan akrab.

Bagi sebagian penumpang, kehadiran musik ini menjadi pelepas penat setelah menempuh perjalanan jauh. Sementara bagi penumpang lain, alunan lagu menjadi teman setia sembari menunggu jadwal keberangkatan. Anak-anak terlihat antusias, orang tua menikmati suasana santai, dan ruang tunggu pun berubah menjadi ruang kebersamaan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan bahwa hiburan musik live ini merupakan bagian dari transformasi layanan KAI yang berorientasi pada pelanggan. Menurutnya, KAI ingin menghadirkan suasana stasiun yang lebih ramah dan bersahabat, khususnya di masa libur Nataru yang identik dengan lonjakan penumpang.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih hangat selama Nataru. Musik live ini menjadi cara KAI menyapa penumpang secara lebih personal, agar waktu tunggu di stasiun terasa lebih singkat dan menyenangkan,” ujar Reza.

Ia menegaskan bahwa inovasi layanan tersebut tidak mengurangi fokus utama KAI pada aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan. Seluruh operasional tetap disiapkan secara optimal demi menjamin perjalanan kereta api berjalan aman dan lancar.

Selama periode Nataru, KAI Divre II Sumbar memperkuat kesiapan sumber daya manusia, memastikan keandalan sarana dan prasarana, serta meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan perjalanan. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Menurut Reza, kenyamanan pelanggan saat ini tidak hanya dinilai dari ketepatan jadwal, tetapi juga dari pengalaman menyeluruh yang dirasakan. Suasana stasiun, keramahan layanan, hingga sentuhan hiburan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kereta api.

Kehadiran musik live di Stasiun Padang juga menjadi bentuk dukungan terhadap musisi lokal, sekaligus menciptakan interaksi hangat antara KAI dan masyarakat. Stasiun tidak lagi sekadar tempat transit, melainkan ruang publik yang ramah dan penuh makna.

Melalui program ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap masyarakat dapat merasakan nuansa berbeda saat bepergian menggunakan kereta api di masa Nataru, dengan perjalanan yang tidak hanya aman, tetapi juga berkesan.

“Dengan menghadirkan nuansa berbeda di Stasiun Padang selama Nataru, kami berharap kereta api tetap menjadi pilihan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Reza Shahab.


Catatan Redaksi:

Naskah ini menegaskan transformasi layanan KAI yang tidak hanya berfokus pada operasional dan keselamatan, tetapi juga menghadirkan pendekatan humanis demi meningkatkan kenyamanan dan pengalaman masyarakat selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.

TIM RMO

Senin, 22 Desember 2025

Perempuan Penumpang Kereta Diberi Apresiasi, KAI Sumbar Tegaskan Semangat Melayani

PADANG | Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2025 dimaknai secara berbeda oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat. Tidak sekadar seremoni, KAI Divre II Sumbar menghadirkan sentuhan humanis dengan berbagi apresiasi kepada penumpang perempuan yang menggunakan layanan kereta api.

Melalui pembagian souvenir menarik, KAI Divre II Sumbar menyampaikan penghargaan kepada para ibu dan perempuan yang selama ini memegang peran penting dalam keluarga maupun kehidupan sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Stasiun Padang serta di atas perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulimah–Naras dan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa ketika jajaran KAI Divre II Sumbar secara langsung menyapa dan menyerahkan souvenir kepada para penumpang perempuan. Senyum dan antusiasme penumpang menjadi gambaran sederhana bahwa perhatian kecil mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran luar biasa perempuan, khususnya para ibu, yang telah menjadi pilar penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Melalui momentum Hari Ibu, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada para penumpang perempuan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api,” ujar Reza.

Ia menegaskan, KAI tidak hanya berfokus pada aspek keselamatan dan ketepatan waktu, tetapi juga berupaya menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada nilai kepedulian dan kemanusiaan, sejalan dengan semangat Semakin Melayani.

Menurut Reza, sentuhan humanis dalam pelayanan menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional antara KAI dan pelanggan. Hal tersebut diyakini dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.

Kegiatan peringatan Hari Ibu ini juga menjadi bagian dari kesiapan KAI Divre II Sumbar dalam menyambut masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Dalam menghadapi periode tersebut, KAI Divre II Sumbar telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi sarana dan prasarana, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang, termasuk keluarga dan perempuan, dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan selama libur akhir tahun.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, ramah, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan kesan positif serta menambah kebahagiaan para penumpang dalam menggunakan layanan kereta api,” tutup Reza.

TIM RMO


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi